Bayangkan Anda baru saja membeli komputer canggih pertama Anda. Ini adalah mesin yang sangat rumit. Ketika Anda mendapatkannya di rumah, manakah dari insting Anda yang akan mengarahkan Anda untuk melakukannya?

A) Buka manual dan baca secara menyeluruh sebelum menyalakan.

B) Telepon teman yang memiliki mesin yang sama dan minta mereka untuk datang dan mengajari Anda cara menggunakannya.

C) Nyalakan dan selesaikan melalui coba-coba.

Bahkan, Anda mungkin akan belajar Jual Alat Drumband mengoperasikan komputer Anda selama beberapa waktu menggunakan kombinasi di atas. Namun demikian, salah satu metode tersebut mungkin lebih dominan daripada yang lain. Renungkan sejenak apakah menurut Anda gaya belajar yang Anda sukai memengaruhi gaya mengajar Anda.

Murid Anda juga akan memiliki preferensi naluriah mereka sendiri. Beberapa akan teliti, ingin membaca tutor mereka dengan hati-hati dan secara naluriah akan belajar dengan cara yang intelektual dan metodis. Beberapa akan sangat bergantung pada Anda dan bimbingan Anda dan menunjukkan sedikit inisiatif mereka sendiri. Dan beberapa ingin mencoba semuanya, banyak bermain dengan telinga dan umumnya ingin belajar dengan cara yang lebih kreatif.

Saran-saran berikut memberikan ringkasan praktik mengajar yang efektif. Mereka mewakili filosofi dasar yang dipatuhi oleh para guru yang sukses, bahkan tanpa analisis sadar atas metode mereka sendiri. Tidak mungkin untuk sepenuhnya komprehensif dan Anda mungkin dapat menambahkan pemikiran lebih lanjut; ini benar-benar masalah akal sehat.

1. Pahami dengan jelas dalam pikiran Anda sendiri apa yang ingin Anda ajarkan dan apa yang Anda harapkan untuk dipelajari murid Anda. Sedikit perencanaan ke depan sangat membantu!

2. Jelaskan penjelasan Anda; gunakan bahasa, analogi, dan ilustrasi yang sesuai dengan usia (dan minat) murid Anda. Bersiaplah untuk menjelaskan masalah yang sama dalam beberapa cara yang berbeda.

3. Pastikan semua yang Anda ajarkan relevan dan progresif.

4. Ajarkan satu hal pada satu waktu dan pastikan hal itu dipahami sebelum melanjutkan.

5. Pastikan siswa memiliki strategi yang memadai untuk praktik konstruktif dan mandiri.

6. Tinjau kembali dan perkuat materi baru (mata rantai yang lemah, yang mungkin tidak Anda sadari pada awalnya, dapat kembali menghantui Anda dan murid Anda di masa mendatang).

7. Bagilah tugas menjadi unit-unit yang lebih kecil yang dapat dikelola jika siswa mengalami kesulitan.

8. Gunakan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman murid Anda yang ada untuk menghubungkan ide-ide baru.

9. Lanjutkan dari yang diketahui ke yang tidak diketahui terkait.

10. Selalu berusaha menghubungkan teori dan aural dengan repertoar tertentu yang sedang dipelajari.

 

 

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *